Polysaccharides

Reishi, di Jepang dikenal dengan nama Saru-no-koshikake atau Mannendake. Dalam kesimpulan symposium tentang Reishi yang diselenggarakan di Jepang 17-18 november 1997 menyebutkan bahwa dalam buku pengobatan china kuno (Traditional Chinese Medicine atauTCM) yang tertulis dalam kitab Shen Nung, reishi menempati ranking pertama sebagai tanaman yang berkhasiat sebagai obat.

Dalam buku pengobatan Jepang kuno “Shinnoh Honsohkyo” disebutkan pula reishi masuk dalam kategori tanaman obat superior dengan sebutan “God’s Herbs”  bersama 124 tanaman obat yang lain. Didalam kelompok tanaman obat superior tersebut, reishi menempati urutan pertama sebagai tanaman obat yang berkhasiat. Perkembangan 2000 tahun kemudian, menempatkan reishi melompat posisinya sebagai tanaman yang spesifik digunakan dalam terapi kanker.

SejakDinastiMing(abad 2 sebelum masehi) varietas reishi yang terkenal adalah reishi yang berwarna merah. Kandungan yang terdapat dalam reishi diantaranya adalah :

Triterpenoid : Melancarkan sistem pencernaan; mengurangi kolestrol dalam tubuh. Selain itu juga efektif dalam menghilangkan rasa sakit, menghilangkan racun, dsb.

Adenosin  :  Menurunkan kolestrol dan jumlah lemak tak jenuh, melancarkan peredaran darah dan menyeimbangkan metabolisme sehingga meningkatkan tenaga dan vitalitas.

Polisakarida : Membantu membersihkan sisa-sisa racun dari dalam tubuh, kemampuan penyembuhan alami tubuh, mengubah sel-sel yang tidak normal menjadi sel-sel yang normal, meningkatkan kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Dalam penjelasan yang lain, manfaat Polysaccharides bagi tubuh adalah: meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mencegah kanker, menurunkankadargula darah. Saat ini reishi digunakan sebagai bahan utama bagi terapi kanker oleh pemerintah Jepang. Fraksi polysaccharide yang berperan seperti itu adalah beta glucans.

Dengan mengkonsumsi ekstrak reishi, menurut Dr. Fukumi Morishige (Dr., Med. Sci., Ph.D) dapat meningkatkan jumlah immunoglobulin (IgA, IgG, IgE, IgM). Penelitian di Polandia (1979) menyebutkan RNA dari resihi mampu berperan sebagai anti virus dengan cara peningkatan produksi interferon. Dari berbagai penelitian di China menyebutkan: polysaccharide dari reishi mampu meningkatkan produksi protein, RNA dan DNA pada sumsum tulang (tempat pembuatan sel-sel imun seperti lympocyt), serta meningkatkan aksi macrophage untuk membunuh sel-sel tidak normal (kanker) pada tubuh.

Reishi polysaccharide juga mampu meningkatkan antibodi, terutama IgG. Immunoglobulin G adalah kelas utama dari antibodi pada serum manusia yang mampu meningkatkan jumlah phagocytosis dan menetralisir racun di dalam tubuh. Dalam terapi AIDS yang dilakukan Dr. Subhuti  Dharmananda, reishi merupakan salah satu tanaman yang memperlihatkan hasil yang menggembirakan.

Raymond Y. Chang dari The Meridian medical Group at the Institute of East-West Medicine and Department of Medicine, Cornell Medical College; menyimpulkan dari berbagai literatur untuk terapi kanker, reishi mampu :

1. Mengurangi efek samping radiotherapy maupun chemotherapy; badan lemah (Yang 1994), nafsu makan tidak ada, rambut rontok (Miyamoto et al. 1985), rusaknya sumsum tulang (Jia et al. 1993)

2. Memperpanjang harapan hidup (Mitomi et al., 1994) serta dapat  mencegah metastasis (Lee1984), pada kanker paru (Suga 1994), pada kanker prostat (Kobayashi et al. 1995).

3. Meningkatkan kualitas/vitalitas  hidup (Yao1993), mengurangi sakit karena kanker (Kupin 1994).

4. Mencegah  timbulnya  kembali  kanker  (Lotzova, 1985),   meningkatkan produksi natural killer (NK) dan Cytotoxic Lymphocyte  (CTL) (Won et al. 1989), serta aktivitas dari NK dan  macrophage  ( Kaiser, Jon D., M.D., Immune Power, 1995).

Selain itu, dari literatur ilmiah, reishi juga mampu menurunkan kadarSGOT dan SGPT, menetralisir racun dan sekresi empedu lebih lanjut, dengan demikian reishi juga berfungsi melindungi hati (hepatoprotector).

Manfaat bagi penderita diabetes mellitus, reishi dapat meningkatkan jumlah plasma insulin dan meningkatkan utilisasinya baik pada pembuluh periperal maupun cadangan energi dalam bentuk glikogen dalam liver/hati.

Jangan lupa Klik LIKE (SUKA) FB di bawah ini, atau kirim ke teman...